Dalam momentum HUT RI ke 76 ini, kita perlu menoleh kebelakang untuk merefleksikan tentang bagaiaman perjalanan peradaban bangsa ini. Apakah sudah sejalan dengan cita-cita luhur bangsa atau sebaliknya melenceng dari semua harapan yang ada. Mari kita mulai menilai!!!.
Harus kita akui,
bahwa masih ada banyak hal yang harus di benahi di negri ini. Mulai dari pengentasan
ketimpangan dan kemiskinan, peningkatan kualitas taraf ekonomi, pengelolaan
sumber daya alam dan energi yang harus terorganisir dengan baik, peningkatan
kualitas Pendidikan dan SDM, peningkatan kualitas layanan Kesehatan, pengembangan
UMKM dan masih banyak pula di sektor-sektor lainnya.
Membahas beberapa
point diatas nampaknya tidak cukup dengan beberapa paragraph atau satu halaman,
melainkan akan menjadi sebuah buku atau bahkan beberapa buku. Sebab, untuk
menggagas pola terbaik pengelolaan dari beberapa sektor tadi akan melibatkan
banyak dimensi ilmu pengetahuan.
Dalam
momentum kali ini, kita akan coba sedikit membahas tentang suatu hal yang
membuat kita muak, dongkol, sakit hati bahkan kecewa, karena hal ini kerap
sekali terjadi dan para pelakunnya seperti tak mempunyai efek jerah. Apa yang
mereka perbuat sungguh sangat merugikan
bangsa dan rakyat indonesia.
Coba tebak, siapakah mereka ?. Ya anda benar, mereka adalah para manusia yang telah kehilangan akal dan hati Nurani, yang rasa malunya tertutupi oleh Hasrat yang membabi buta. “Yah, mereka adalah para koruptor sejati dan terkaderisasi”. Tingkah mereka telah mewarnai belantika perkorupsian di Indonesia, tanpa henti dan tanpa akhir. Sungguh memuakan!!!. Sebutan apa yang cocok bagi mereka?, yah kita sebut saja nama lain dari mereka ialah “Bajingan Rakus”.
Para koruptor atau mereka yang sudah kita sebut tadi “bajingan rakus” adalah mereka yang mengabaikan etika dan moral demi keuntungan pribadi. Mereka beroperasi dengan cara yang licik, memanfaatkan kekuasaan dan posisi mereka untuk mengeruk sumber daya yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. Para bajingan rakus ini sering kali menjadikan korupsi sebagai cara hidup, tanpa memikirkan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap rakyat dan negara.
Tindakan mereka menciptakan ketidakadilan sosial,
memperburuk kemiskinan, dan merusak kepercayaan publik terhadap institusi.
Mereka tidak hanya merugikan ekonomi, tetapi juga menghancurkan harapan
generasi mendatang untuk hidup dalam lingkungan yang adil dan sejahtera. Dalam
banyak kasus, mereka merasa kebal hukum dan terus beroperasi dalam
bayang-bayang, sementara masyarakat terus menderita akibat tindakan mereka.
Korupsi di Indonesia seakan telah menjadi bagian dari budaya yang sulit dihilangkan. Setiap kali berita tentang penangkapan koruptor muncul, kita seolah disuguhkan drama yang sama: pengakuan, penyesalan yang terlambat, dan janji-janji untuk memperbaiki diri. Namun, yang terjadi seringkali adalah siklus yang terus berulang.
Perlunya kesadaran kolektif untuk melawan para bajingan rakus ini sangat penting. Kita harus terus bersuara, menuntut keadilan, dan mendorong transparansi. Keterlibatan kita dalam mengawasi jalannya pemerintahan menjadi krusial. Kita tidak boleh menyerah, karena setiap langkah kecil yang kita ambil bisa menjadi bagian dari upaya besar untuk memerangi korupsi. Mari bersama-sama membangun Indonesia yang bersih dari korupsi, di mana setiap warga negara dapat merasakan keadilan dan kesejahteraan yang merata. Hanya dengan cara itu kita bisa menciptakan perubahan yang berarti dan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan.
Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!! Hidup Rakyat Indoensia!!!
penulis : Amrin

Semangat anak muda, kepakkan sayapmu, kibarkan jiwa pancasilamu
BalasHapusMeningkat kan kesadaran pemuda sebagai ujung tombak perjuangan, adalah langkah untuk membentuk suatu tatanan baru yang bermoral dan ber Pancasila,, bukan hanya sekedar berteriak "Saya pancasila".
BalasHapus"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya.
BalasHapusBeri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"
~Soekarno (Bung Karno)~
betapa luar biasanya anak muda ini, semangat mudanya yg mengobarkan api, dan kini kita semua tau pemuda itu adalah aku, kamu, dan kita yang menjadi bagian dari sumpah itu 🔥 semangat anak mudaaaa, laaffff yuuu❣️
Luar biasa...Optimis dan Semangat selalu brada !!
BalasHapus